Kemenag Kabupaten Ngawi Membuka PERMATA CAI Ke-40 Kabupaten Ngawi
![]() |
| Masun Azali Amrullah, M.Ag., Kasi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ngawi |
12/7. LDIINGAWI. DPD LDII Kabupaten Ngawi menyelenggarakan
PERMATA CAI ke-40 atau Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia yang
ke-40. Yang diselenggarakan di halaman Masjid Ar Royan Ngawi pada hari Jum’at –
Minggu, 12-14 Juli 2019.
Acara tersebut diikuti oleh lebih dari 400
remaja LDII se Ngawi Kota. Yang sebelumnya DPD LDII Kabupaten Ngawi telah
melaksanakan kegiatan serupa di wilayah Ngawi Barat, bertempat di Masjid Al
Hidayah Walikukun Kecamatan Widodaren pada tanggal 6-8 Juli 2019.
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah membentuk
karakter remaja LDII yang professional dan religious, karena dalam acara
tersebut remaja LDII dibekali materi tentang nilai-nilai keagamaan, kemandirian,
dan pemahaman berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini dibuka oleh Kasi Pendidikan Agama
Islam Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ngawi, Masun Azali Amrullah, M.Ag.
Dalam kesempatan itu selain membuka PERMATA CAI ke-40 beliau juga berkenan menjadi pemateri yang menyampaikan materi tentang Toleransi
dan Kerukunan dalam Pandangan Islam.
Diharapkan kita memahami dan mendalami Islam
secara kaffah atau menyeluruh. Tidak sedikit dari kita memahami Islam itu tidak
dari gurunya, memahami Islam tidak dari ustadnya, memahami Islam tidak dari
kitabnya, tetapi memahami Islam dari WA (wattshapp) yang merupakan
informasi yang tidak jelas dan tidak pasti. Itu kadang-kadang kita terima lebih
dulu, dari pada kita menerima informasi dari guru atau ustadz-ustadzahnya. Kalau
kita tidak punya modal (pemahaman yang benar mengenai Islam) maka informasi ini
akan kita terima dengan mentah-mentah. Maka diharapkan kita bisa memahami Islam
ini dengan kaffah, memahami konsep Islam yang rahmatan lilaalamin.
Ajaran-ajaran dalam Islam seperti Jihad, mati
syahid, syirik, hijrah, amar makruf, dan lain sebagainya itu harus dipahami secara benar sesuai dengan
Al Qur’an dan Al Hadits jangan dipahami secara separo-separo. Kalau ini
dipahami separo-separo bisa menyebabkan munculnya Islam radikal. Anda (peserta
camping CAI) ini rawan sekali terhadap perkembangan-perkembangan Islam yang radikal
itu.
Amrullah mengatakan dengan adanya kegiatan
perkemahan akhir tahun ajaran ini Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ngawi
merasa terbantu dan menjadi ringan melaksanakan tugas-tugas dari Kemenag.
“Dengan adanya kegiatan Perkemahan Akhir tahun
ini kami dari Kementrian Agama sangat senang sekali, karena merasa tugas kami terbantu
oleh LDII, tugas kami menjadi ringan,” kata Amrullah.

No comments